(puisi) Senandung Tengah Malam

Odi Shalahuddin

SENANDUNG TENGAH MALAMĀ 

senandung itu
memecah kesunyian
rasanya tak asing

mencari asal suara
menjaring langit
merogoh bumi

jauh-dekat
tak lagi bisa ditebak

senandung itu
ya, senandung itu
rasanya tak asing
bingung mencari
sampai selipan kantong kering

senandung itu,
ah, jadi malu sendiri
ketika kau datang
mengatakan itu ada di hati

Ah, mengapa?

Yogyakarta, 30 Desember 2010

Lihat pos aslinya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s