Cerpen: Anak-anak yang Terjajah Malam

Odi Shalahuddin

ANAK-ANAK YANG TERJAJAH MALAM

Kolaborasi Odi Shalahuddin & Dianingtyas Kh

Malam telah larut. Hampir menjelang pergantian hari. Orang-orang, para pekerja dan pelajar, tentunya mulai bersiap untuk menuntaskan harinya dengan beranjak ke pembaringan. Atau bahkan sudah mulai terlelap dan bermain dalam mimpi-mimpi.

Tapi di sini. Justru kehidupan barulah dimulai. Walaupun secara resmi dibuka pukul sembilan malam ketika lampu-lampu utama mulai dimatikan, berganti lampu warna-warni yang membuat temaram, dan sesekali berpendar lampu-lampu mengarah kepada panggung dan lantai dansanya, barulah terhitung jam sebelas, para tamu mulai berdatangan.

Aku sendiri, sudah sejak tadi berada di sini. Aku duduk seperti biasanya di kursi putar di barisan bar. Kukira aku adalah pengunjung pertama. Aku datang, para pekerja masih berbenah-benah. Para pemandu satu persatu datang, mengisi tanda-tangan di meja mami Mina dekat pintu masuk, setelah itu bergegas ke kamar belakang berganti pakaian dan berias dulu. Ya, seperti hari-hari sebelumnya. Selalu begitu yang kulihat.

Botol bir di hadapanku…

Lihat pos aslinya 823 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s