Nyanyian Malam Buat Mbah Kromo

Odi Shalahuddin

NYANYIAN MALAM BUAT MBAH KROMO
Cerpen  :  Odi Shalahuddin

Desa Kaung pada saat malam telah bangkit  dan  sampai  pada puncaknya. Angin lewat meliukkan dedaunan, bergesek-gesekan dan menimbulkan alunan musik alam. Sedangkan binatang-binatang  malam menyanyikan lagu ritualnya. 

Listrik tenaga diesel telah padam. Kegelapan makin  menambah kesunyian. Cahaya yang tampak hanya dari lampu sentir dan lampu-lampu teplok dari rumah-rumah berbilik bambu yang tertutup  rapat. Di langit biru yang pekat, bulan bersembunyi di balik awan. Bintang-bintang gemerlap memenuhi ruang.

Tidak ada orang di jalan. Gardu ronda pun kosong. Hanya  Mbah Kromo, penjaga pasar desa, yang berada di luar rumah, tidur meringkuk kedinginan di los pasar di atas tikar dengan sarung menutupi tubuhnya. Tangannya sesekali berkibas untuk  mengusir dan mematikan nyamuk-nyamuk liar yang mengelilingi dirinya dengan dengungan yang mengganggu kenikmatan tidur dan sesekali hinggap di beberapa bagian tubuh yang tak terlindungi.

Suasana malam tiba-tiba terpecahkan oleh suara  mesin truk dari ujung desa Kaung yang…

Lihat pos aslinya 1.321 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s